11 Tips Memilih Nama Domain Blog

3
310

Kali ini Kubbu mau berbagi informasi seputar tips memilih nama domain blog. Bagi kamu yang baru menggeluti dunia blogging pastinya ingin memiliki TLD. Apa sih TLD itu? TLD adalah Top Level Domain. Untuk lebih mudah penjelasannya, domain tersebut sudah kita buat menjadi .com, .net dan lain-lain. Bagaimanakah membeli domain? Untuk membeli domain bisa melihat tutorial di Cara Membeli Domain ya.

Berikut tips yang bisa kamu pertimbangkan saat memilih nama domain blog:

Pilih nama blog sesuai dengan niche

Ketika memilih nama blog, kita harus memikirkan niche apa yang akan kita garap di blog. Apakah seputar parenting? Traveling? Masak? Hobby? Film? Kalau memang blog kita mau fokus ke masakan maka lebih bagus memilih nama blog yang berbau masakan. Misalnya ayomasak,rahasiadapur, masakanbunda, dan lain-lain.

Mau blognya isi gado-gado? Cari nama yang umum, mudah diingat dan mulai branding blognya

Kamu masih bingung mau menulis blog tentang apa? Kamu bisa memulai dengan kata yang mudah diingat, atau memulainya dengan nama kamu sendiri. Misal, nama kamu Nana, kamu bisa membuat blog dengan domain diarynana, nanaworld, nanacorner, hellonana, dan lainnya.

Pilih nama blog jangan menggunakan tanda baca

Jangan memilih domain blog dengan menggunakan tanda baca. Hal ini menyulitkan pengunjung untuk mengingat nama domainnya. Selain itu juga lebih ribet untuk mengetikkan domain dengan tanda baca. Jangan hanya demi mengejar domain yang sesuai dengan kata kunci, lantas memaksakan diri membuat nama domain dengan tanda baca “-“. Nama domain memang memiliki pengaruh dalam SEO, namun banyak hal penting yang lebih berpengaruh untuk muncul di halaman pertama google.

Pilih nama domain blog yang mudah diingat

Nama domain lebih baik pilih yang pendek dan mudah diingat. Jangan memilih nama blog yang terlalu panjang sehingga pengunjung bila ingin berkunjung kembali tidak kebingungan.

Nama domain blog jangan alay

Kembali lagi soal branding pada blog. Sebaiknya hindari nama domain yang alay. Contoh alay seperti 4kuy5s3l4lud14k1t1( baca : aku yang selalu disakiti ), akupinkygirl, dan lain-lain.

Pilih nama domain blog yang unik

Pilih nama blog sebaiknya unik dan tidak pasaran. Nama blog yang unik bisa menjadi brand yang baik bagi blog kita, karena pengunjung akan selalu mengingatnya.

Pilih nama domain blog sesuai wilayah

Bila kamu mau membuat blog yang menargetkan wilayah, kamu bisa menambahkan nama wilayah di dalam nama domainnya. Misalnya saja, pelukisjakarta, travelerjogja, kpopersjakarta, dan lain-lain.

Pilih ekstensi yang sesuai dengan blog

Ekstensi yang paling populer untuk saat ini adalah .com, diikuti dengan .net, .or.id, .id. Apabila website kita menampilkan seputar informasi, boleh menggunakan .info. Bila kita memiliki website yang berbadan hukum bisa menggunakan .co.id. Bila website kita merupakan organisasi bisa memilih .or.id. Seringkali kita melihat promo di website penyedia jasa domain dan hosting ada promo domain yang murah. Misalnya saja sering ada promo .online, site, .xyz dengan harga di bawah Rp 20.000. Sebaiknya kamu baca lagi promonya. Berapakah biaya yang dikenakan setelah melewati tahun pertama? Biasanya harganya jauh lebih mahal daripada perpanjangan domain .com, bisa 2-3 kali lebih mahal( berkisar di harga Rp 300.000-Rp 500.000 ). Jadi jangan mudah tergiur ya dengan promo. Bila biaya bukan masalah bagi kamu, tidak apa-apa ambil promonya.

Jangan menggunakan extension gratisan

Namanya juga gratisan ya, kalau ada kendala dengan blog kamu, mau protes pun juga susah. Untuk belajar, tidak apa-apa pakai domain gratisan. Namun bila ingin fokus blogging secara profesional, sebaiknya membeli domain berbayar. Pastinya bila ada kendala kamu bisa langsung komplain ke penyedia jasa.

Beli domain yang berhubungan dengan blog kamu

Bila kamu memang ingin serius membangun blog kamu dan branding blog,lebih baik beli semua ekstension yang berhubungan dengan blog kamu. Misalnya saja, kamu memiliki blog kubbu.net, sebaiknya kamu beli juga kubbu.com, kubbu.co.id,kubbu.id dan lain-lain. Sehingga bila ada pengunjung salah ketik ekstension, traffic pengunjung tersebut dapat diarahkan ke website utama kamu yaitu kubbu.net. Bayangkan bila kompetitor yang membelinya dan membuat website sejenis. Kamu sudah mengeluarkan biaya, waktu dan tenaga untuk investasi branding website, namun kompetitor dapat traffic gratis dari kamu.

Pilih penyedia jasa domain dan hosting yang memberikan layanan purna jual baik

Jangan hanya tergiur karena promo yang murah, namun kamu harus mengecek apakah layanan purna jualnya baik? Salah satu cara mengetesnya kamu bisa tes melalui fitur chat dan mulai bertanya-tanya dengan customer support yang online. Tanyakan kepada teman yang sudah memiliki blog. Bagaimana pelayanan penyedia jasa domain dan hosting yang dia gunakan? Apakah responsif bila ada kendala? Kumpulkan informasi dan coba bandingkan dan harga dan pelayanannya.

Demikianlah tips memilih nama domain untuk blog. Semoga informasi ini bermanfaat untuk teman-teman Kubbu.

 

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here